
Dalam budidaya udang vaname / Vannamei (Litopeneaus Vannamei) untuk teknik pembesaran nya bisa menggunakan sistem bioflok. Ada beberapa keuntungan dalam budidaya udang jika menggunakan sistem bioflok. Sistem bioflok merupakan salah satu teknik budidaya udang vaname yang benar dan dapat di gunakan untuk menghasilkan produksi secara stabil dan memiliki nilai berkelanjutan.
Banyak orang mungkin belum memahami kelebihan dari sistem bioflok. Selain bisa memicu laju pertumbuhan udang sehingga bisa meningkatkan hasil panen. Budidaya udang sistem bioflok juga bisa membuat udang rasanya menjadi lebih gurih dan enak.
Sistem bioflok merupakan proses dari nitrifikasi yang dapat dengan mudah melakukan pengurasan atau pergantian air. Budidaya udang dengan teknologi bioflok mengandalkan mikroorganisme yang dijadikan sebagai sumber produktivitas untuk mencegah berbagai macam penyakit.
Kelebihan dari budidaya udang menggunakan teknologi bioflok ialah lebih sehat dan udangnya lebih gurih karena menggunakan mikroorganisme sebagai pakan dari udangnya. Teknologi bioflok menyediakan sumber filtrasi sebagai perbaikan produk limbah nitrogen.
Teknologi bioflok memang merupakan budidaya yang membutuhkan banyak aerasi. Apabila Anda tidak memperhatikan keseimbangan mikroorganisme, maka akan banyak mengganggu kesehatan udang bahkan meningkatkan angka kematian udang.
Baca Juga :
Cara penerapan sistem bioflok pada budidaya udang vaname / Vannamei
Persiapan Air Untuk Budidaya Udang Sistem Bioflok
Persiapan air untuk teknologi budidaya udang sistem bioflok adalah sebagai berikut:
- Masukkan air hingga setinggi 80 hingga 100 cm. Kemudian masukkan probiotik atau bakteri pathogen jenis POC BMW 5 ml/m3 di toko penyedia budidaya paling dekat.
- Campurkan dengan bakteri prebiotic tetes tebu molase dengan sistem dosis sebanyak 250 ml/m3, kemudian tambahkan dengan dolomit sebanyak 150 hingga 200 cc saat malam hari. Kemudian Anda bisa mengambil airnya saja.
- Biarkan selama 7 sampai 10 hari sehingga bisa menumbuhkan bakteri mikroorganisame dengan baik.
Penebaran Bibit Udang
Agar pertumbuhan udang vaname bisa lebih baik dan bisa meningkatkan hasil panen, Pilihlah bibit atau benur yang berkualitas. Sebagai langkah pendukung keberhasilan budidaya udang vaname yang benar dengan sistem bioflok.
Usahakan cari bibit udang atau benur yang berukuran seragam. Sehingga tidak menimbulkan kanibalisme atau besarnya udang menjadi bervariasi nantinya.
Pemberian Pakan Pada Budidaya Udang Vaname / Vannamei Sistem Bioflok
Pakan alami pada kolam dari teknologi bioflok sudah tersedia dengan baik. Pemberian pakan juga bisa disesuaikan. Anda bisa memberikan pakan berupa pelet atau pakan udang jenis lain 2 kali sehari. Yaitu pagi dan sore di sesuaikan kemampuan udang dengan berpatokan pengecekan pada anco secara akurat.
Tapi jika sudah mulai terbentuk flok, porsi pemberian pakan bisa di kurangi, karena flok tersebut merupakan pakan alami. Sehingga bisa menghemat biaya operasional pada budidaya dan pembesaran udang dengan sistem bioflok bisa terlaksana dengan baik.
Suplai Disolve Oxigen atau Pemberian Oksigen Terlarut Pada Air Kolam
Disolve Oxigen atau oksigen terlarut pada air kolam / tambak harus di perhatian. Jangan sampai air kolam / tambak pada budidaya udang vaname sistem bioflok ini mengalami kekurangan oksigen. Karena pemberian oksigen pada air ini adalah faktor yang sangat penting dalam budidaya udang, terutama pada malam hari.
Anda bisa menggunakan kincir air, aerator atau blower sebagai alat untuk menyuplai oksigen pada air kolam / tambak.
(FEBRI/IT P3UW LAMPUNG)