
Latar Belakang Udang Vaname
Udang vaname adalah salah satu komoditas yang menjadi tren di industri budidaya perikanan. Bahkan udang ini sudah laku dijual pada saat berukuran 7,0 – 10,0 gram/ekor. Atau pada saat udang berumur sekitar 60 hari di tambak.
Udang vaname (Litopeneaus Vannamei) berasal dari bagian timur pantai Pasifik Amerika Tengah dan Selatan yang tersebar dari Meksiko hingga daerah Peru.
Hampir 80% ekspor udang vaname Indonesia dialokasikan untuk memenuhi permintaan pasar dari Negara Uni Eropa, Jepang, dan Amerika Serikat.
Saat ini, tingkat pemanfaatan dari penangkapan di laut mengalami kendala. Yaitu akibat larangan penggunaan alat penangkapan ikan pukat hela dan pukat tarik. di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia.
Larangan tersebut di keluarkan Oleh Menteri Kelautan dan Perikanan (Nomor 2/Permen-Kp/2015).
Sehingga andalan utamanya adalah udang vaname hasil budidaya di tambak. Dengan tingkat produksi sebesar 17% per tahun.
Udang vaname sangat cepat diterima oleh masyarakat karena memiliki banyak keunggulan.
Keunggulan udang vaname diantaranya adalah: tingkat komsumsi pakan rendah, produktifitasnya tinggi, lebih mudah dibudidayakan, relative lebih tahan penyakit dari pada udang jenis lainnya.
Udang vaname memiliki keunggulan lain yaitu pertumbuhan yang baik pada salinitas 5-50 ppt. toleran terhadap kepadatan tinggi (>70 ekor/m²). Dan tumbuh dengan pakan berprotein rendah serta bertoleransi baik terhadap lingkungan buatan.
Mengingat udang vaname memiliki potensi yang sangat besar, maka pengembangan kultivasinya melalui sistem budidaya intensif sangat menentukan keberhasilan pemenuhan permintaan pasar di masa yang akan datang.
klasifikasi udang vaname adalah : Kingdom Animalia, Sub kingdom Metazoa, Filum Arthropoda, Kelas Crustacea, Sub kelas Eumalacostraca, Ordo Decapoda, Sub ordo Dendrobrachiata, Famili Penaeidae, Genus Litopenaeus, Spesies Litopenaeus vannamei.
Baca Juga :
Morfologi Udang Vaname Adalah Sebagai Berikut :
Udang vaname disebut juga udang putih “white shrimp” karena warna tubuhnya yang transparan.
Udang vaname memiliki tubuh bercorak kebiruan dengan dominan biru yang berpusat pada batas uropoda dan telson.
Morfologi udang vaname adalah terdiri dari bagian kepala (chepalothorax) dan bagian perut (abdomen).
Kepala udang vaname terdiri dari antenula, antena, mandibula, dan sepasang maxillae.
Kepala udang ini dilengkapi dengan 5 pasang kaki jalan (periopod). Dimana kaki jalan ini terdiri dari 2 pasang maxillae dan 3 pasang maxilliped.
Perut udang vaname terdiri dari 6 ruas dan juga terdapat 5 pasang kaki renang (pleopod). Serta sepasang uropods yang membentuk kipas bersama-sama telson.
Termasuk genus penaeus karena adanya gigi pada rostrum bagian atas dan bawah. Mempunyai 2 gigi dibagian ventral dari rostrum dan gigi 8-9 di bagian dorsal serta mempunyai antena panjang.
Baca Juga :
Ekogeografi Udang Vaname
Udang vaname berasal dari Pantai Timur Laut Pasifik, Meksiko Utara, dan Amerika Selatan, jenis udang ini tersebar diseluruh penjuru dunia .
Udang vaname hidup didaerah pantai dan akan menghabiskan siklus hidupnya di muara air payau. Udang vaname termasuk dalam spesies catadormus. Yaitu saat dewasa sampai memijah hidup dilaut lepas dan pada fase juvenil hidup di air payau.
(Febri / IT P3UW Lampung)
Well, I’ll be tickled pink! This content is like a sunrise of wisdom! It’s like my brain is waking up to a dawn of profound thoughts. What’s the first ray of intellectual sunlight that brightened your day? ☀️🧠 #WisdomSunrise