KETUA P3UW LAMPUNG : SWADAYA GOTONG ROYONG PETAMBAK ITU TERGANTUNG DANA INVESTASI 1000

Ketua P3UW Lampung Suratman mengajak masyarakat Dipasena untuk terus menggalakkan Program Investasi 1000 Rupiah/Kg udang

Ketua Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah Lampung (P3UW Lampung) Suratman mengajak masyarakat Dipasena untuk terus menggalakkan Program Investasi 1000 Rupiah/Kg udang. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua P3UW Lampung ditujukan bagi seluruh masyarakat Dipasena baik Pengurus maupun Anggota P3UW Lampung, di Sekretariat P3UW Lampung Senin 31 Mei 2021.

“Program Investasi 1000 saat ini belum berjalan dengan baik, sehingga dana yang terkumpul tidak bisa maksimal. Padahal swadaya gotong royong petambak untuk perbaikan infrastruktur pendukung budidaya itu tergantung pada dana Investasi 1000” Kata Suratman.

“Untuk itu mari kita bersama-sama, bahu membahu untuk menghimpun dana Investasi 1000, demi kelancaran perbaikan infrastruktur yang salah satunya adalah pengerukan kanal-kanal inlet dan outlet” Lanjut Suratman.

Investasi 1000 adalah dana yang dihimpun dari hasil panen petambak Dipasena dan merupakan Peraturan Kampung (Perkam) 8 kampung (Bumi sentosa s/d Bumi Dipasena Abadi). Pada saat panen, per kilo udang di kenakan 1000 rupiah dengan Grade size 90 tanpa mengacu Day Of Culture (DOC).

Tujuan dari Program Investasi 1000 ini adalah untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur pendukung budidaya secara menyeluruh wilayah pertambakan Dipasena termasuk pengadaan sarananya. Perbaikan yang dilakukan diantaranya adalah pengerukan kanal inlet maupun kanal outlet dan perbaikan atau pembuatan DAM.

Selain mengajak masyarakat untuk disiplin dalam pengumpulan dana investasi 1000, ketua P3UW Lampung juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan memelihara jaringan PLN yg ada di Dipasena, serta berkomitmen dalam penggunaan aliran listrik. Dimana saat ini listrik PLN sudah masuk Dipasena dan bisa dinikmati oleh masyarakat, baik untuk penerangan maupun untuk budidaya.

Selanjutnya Beliau mengatakan bahwa perlunya percepatan penyelesaian pembuatan ponton yang telah dikerjakan secara mandiri oleh divisi alat berat P3UW Lampung. Beliau juga menyampaikan kabar baik bahwa P3UW Lampung telah menerima bantuan lagi 1 unit Excavator merk Sumitomo dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Kita juga sudah berencana untuk membeli lagi 1 unit Excavator juga merk Sumitomo, tinggal menyelesaikan pembayaran. Pembelian Excavator Ini pun menggunakan dana swadaya masyarakat dari Investasi 1000” ungkap Suratman (Ketua P3UW Lampung)

“Saat ini kita memiliki 6 unit Excavator maka menjadi 7 unit Excavator dan target 8 unit Excavator menjadi harapan kita semua. Sehingga 1 wilayah memiliki 1 unit Excavator adalah suatu keniscayaan” Lanjut Suratman.

(FEBRI / P3UW Lampung)

Berita Lainnya :

Bagikan ke

Tinggalkan komentar