
Masyarakat Petambak Dipasena kecamatan Rawajitu Timur Kabupaten Tulang Bawang, Lampung yang notabene adalah anggota Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah Lampung (P3UW Lampung), kembali membeli 1 unit Excavator dengan menggunakan dana swadaya. Excavator Long Arm second (bekas) merk Kobelco tipe SK 210, yang tiba di Sekretariat P3UW Lampung Rabu (18/08/2021) dibeli dengan harga 475 Juta Rupiah menggunakan dana swadaya masyarakat yang terkumpul dari program investasi 1000.
Menurut Kepala Divisi Alat Berat P3UW Lampung, Arizal, Excavator keluaran tahun 2011 tersebut dibeli dari CV Barus Famili Jaya di kecamatan Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan. Menurutnya total jam kerja dari Excavator ini baru 7385 HM, lebih sedikit jika dibanding Excavator Kobelco milik P3UW Lampung yang rata-rata jam kerjanya sudah mencapai 12 rb – 13 rb hm.
“Harga 475 Juta sudah berikut roling alat dari Martapura ke Rawajitu, dan berdasarkan investigasi juga rekomendasi teknisi Kobelco pak Sayuti serta teknisi Divisi Alat Berat P3UW Lampung pak Imam, kondisi mesin masih sehat, hanya butuh preventif ringan, dengan biaya sekitar 10 jutaan” Kata Arizal.
“Pertimbangan mengapa kita ambil Alat Berat second, adalah hal kondisi keuangan karena dana Swadaya masyarakat yang selama ini terkumpul dari program investasi 1000 sudah digunakan untuk membeli 1 unit Excavator baru dan untuk produksi pembuatan Ponton besi yang masih berjalan sampai saat ini” Lanjut Arizal.
Selain itu karena terdesak dari antusias anggota yang ingin segera merevitalisasi infrastruktur pertambakan sudah urgensi di beberapa titik di beberapa wilayah namun keterbatasan jumlah Alat berat. Dengan adanya penambahan Alat Berat yang diberi kode alat P3UW-L 09 ini, jumlah Excavator milik P3UW Lampung menjadi 8 unit, yang nantinya bisa dibagi untuk berkerja di 8 wilayah Kampung yang ada di Dipasena, satu unit untuk satu wilayah.
Di sisi lain, menurut ketua P3UW Lampung, Suratman, pembelian Excavator ini merupakan terobosan dari P3UW Lampung dalam memenuhi ketersediaan Excavator untuk anggotanya. “Kebutuhan akan Alat Berat berupa Excavator adalah kebutuhan yang tidak bisa ditawar lagi bagi masyarakat Dipasena untuk perbaikan infrastruktur pertambakan. Hal ini membuat P3UW Lampung mencari terobosan dalam pengadaannya, yaitu dengan membeli Excavator second, untuk menyesuaikan kondisi keuangan” Kata Suratman.
“Dengan penambahan Excavator walaupun bukan baru, mudah-mudahan dapat sedikit mengurangi persoalan keterbatasan ketersediaan Alat Berat, dalam memenuhi kebutuhan masyarakat untuk pengerukan kanal-kanal baik inlet maupun outlet” Lanjut Suratman.
Berita Lainnya :
- KUMPULKAN DANA 2,4 MILYAR SECARA SWADAYA, PETAMBAK DIPASENA BELI EXCAVATOR DAN BUAT PONTON BESI
- KETUA P3UW LAMPUNG : SWADAYA GOTONG ROYONG PETAMBAK ITU TERGANTUNG DANA INVESTASI 1000
- CERITA DAN FAKTA ALAT BERAT EXCAVATOR P3UW LAMPUNG
- Excavator P3UW 03 Kini ‘Bangkit’ Kembali.
- ANTUSIAS PETAMBAK TERIMA BANTUAN EXCAVATOR, BUAT PONTON BESI SECARA SWADAYA