CERITA DAN FAKTA ALAT BERAT EXCAVATOR P3UW LAMPUNG

inilah cerita dan fakta tentang alat berat yaitu Excavator milik Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah Lampung (P3UW Lampung)

Bergerak terus menerus tanpa henti, berpindah-pindah dari wilayah ke wilayah, inilah gambaran kerja alat berat Excavator yang dimiliki P3UW Lampung. Memasuki usia yang ke 6 tahun, 5 unit Excavator milik P3UW Lampung dengan jam kerja yang begitu ekstra, nyaris hampir tak ada waktu jeda untuk aktivitas dari alat berat ini.

Excavator tersebut terus bekerja memenuhi kebutuhan para anggota memperbaiki infrastruktur pertambakan supaya dapat maksimal dalam berbudidaya. Namun karena kondisi alat berat yang semakin tua, sehingga mengakibatkan kerja yang tidak maksimal dan harus banyak biaya dikeluarkan untuk perbaikan. Belum lagi ponton yang juga sering mengalami kendala karena usianya yang juga sudah tua dan sudah seharusnya diremajakan.

Oleh karena itu pengurus pusat P3UW Lampung mengajak dan mengharapkan kepada jajaran kepengurusan dan seluruh elemen masyarakat Bumi Dipasena untuk lebih giat lagi menjalankan program investasi 1000. Yang notabene program investasi 1000 ini adalah program unggulan P3UW Lampung untuk menunjang perbaikan infrastruktur yang ada di Bumi Dipasena guna berbudidaya lebih optimal.

Bersyukurlah beberapa bulan yang lalu masyarakat Dipasena melalui P3UW Lampung mendapatkan bantuan dari 1 unit Excavator merk Sumitomo dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Hal ini sangat membantu tugas dari alat berat milik P3UW Lampung dalam hal perbaikan infrastruktur di wilayah Dipasena.

Diharapkan kedepannya jika program investasi 1000 bisa berjalan lebih maksimal, selain bisa memaksimalkan perbaikan infrastruktur dana yang terkumpul bisa dipergunakan untuk membeli alat berat lagi. Sehingga progres perbaikan infrastruktur di wilayah Dipasena akan berjalan dengan maksimal dengan demikian di harapkan juga akan membantu memaksimalkan budidaya Masyarakat Dipasena.

(SUHARDI/P3UW-LAMPUNG)

Berita Lainnya :

Bagikan ke

Tinggalkan komentar