LAGI, P3UW LAMPUNG LAKUKAN PERBAIKAN JALAN POROS RAWAJITU

P3UW Lampung kembali lakukan perbaikan jalan poros Rawajitu, jalan yang menjadi akses menuju kawasan pertambakan udang Dipasena, Rawajitu Timur
Alat berat Greder P3UW Lampung sedang melakukan perbaikan jalan poros Rawajitu Selasa (13/10/2020)

P3UW Lampung kembali melakukan perbaikan jalan poros Rawajitu, Kabupaten Tulangbawang yang merupakan jalan nasional dan menjadi akses utama menuju kawasan pertambakan udang Bumi Dipasena, Rawajitu Timur.

Perbaikan yang dilakukan mulai dari jalan poros kampung Gedung Karya jitu sampai dengan jembatan jalan poros kampung Medasari, kecamatan Rawajitu Selatan. Perbaikan sepanjang kurang lebih 3 km pada Selasa, 13/10/20 yang lalu. Karena kondisi jalan tersebut mengalami kerusakan parah dan banyaknya kubangan akibat curah hujan cukup tinggi.

Sebagaimana diketahui, kondisi jalan ini masih berupa jalan tanah merah,yang berdebu saat kemarau dan menjadi kubangan di saat musim penghujan. Kondisi ini sering menyebabkan banyak kendaraan bermuatan berat terperosok dan menimbulkan kemacetan panjang.

Jika terjadi kemacetan, maka dapat dipastikan pasokan untuk kebutuhan budidaya menjadi terhambat. Demikian juga dengan mobilitas penjualan udang hasil budidaya petambak terhambat. Belum lagi aktifitas ekonomi diseputaran Rawajitu akan mengalami kendala.

“Kami turunkan alat berat greder kesana untuk menskrap atau meratakan jalan tersebut. Perbaikan jalan ini merupakan inisiatif kami sendiri yang sudah merupakan program kerja rutin P3UW Lampung.” kata Suratman Ketua P3UW Lampung.

“Dengan dana swadaya anggota P3UW Lampung dan juga dari kontribusi para pengusaha yang melakukan kegiatan ekonomi di wilayah pertambakan Rawajitu Timur dan sekitarnya. Hal ini juga sebagai bentuk tanggungjawab sosial P3UW Lampung dalam membantu kelancaran transportasi masyarakat dalam mengangkut barang dan orang” tambah Suratman.

Proses Pengerjaan Perbaikan Jalan Poros Rawajitu

Menurut Ismed Ironi koordinator bidang SosMas BPP P3UW yang mengkoordinir pekerjaan tersebut, proses perbaikannya adalah membuang terlebih dahulu lumpur yang ada di setiap lubang pada badan jalan. Kemudian dilakukan penimbunan batu sabes, selanjutnya ditimbun tanah dan diratakan menggunakan alat berat geder.

“Pekerjaan dilakukan selama dua hari, dengan batu sabes sebanyak 3 mobil dumptruck yang didatangkan dari Kabupaten Pringsewu” lanjut Ismed.

Selanjutnya P3UW Lampung berharap agar kedepannya, pihak-pihak yang berwenang atas jalan tersebut dapat segera merealisasikan perbaikan jalan tersebut. Serta sebelum adanya realisasi perbaikan jalan pihak berwenang dapat membantu pengadaan material batu sabes.

“Kita berharap agar seluruh masyarakat Rawajitu Timur dan Rawajitu Selatan untuk dapat bersinergi memelihara jalan tersebut”. tambah Ismed Ironi.

(FEBRI/IT P3UW-LAMPUNG)

Berita Lainnya :

Bagikan ke

Tinggalkan komentar