Turunkan Excavator, P3UW Lampung Siapkan Jalan Untuk Alat Berat Dredger Melintas

Dua Excavator P3UW Lampung saat memperbaiki jalan Rawajitu, Senin (15/11/2021)

Dua Excavator Long Arm milik Perhimpunan Petambak Udang Wilayah Lampung (P3UW Lampung) diturunkan untuk memperbaiki jalan poros Rawajitu, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, dari pintu gerbang menuju pertambakan Dipasena, sampai ke jembatan Pasar Rawajitu. Dua Excavator tersebut diturunkan untuk melakukan penimbunan lubang-lubang pada jalan, dikarenakan kondisi jalan ini rusak dan berlubang dikarenakan sering diguyur hujan.

Perbaikan jalan ini selain memang dilakukan rutin oleh P3UW Lampung, untuk memperlancar akses kendaraan yang membawa Alat Sedot Lumpur (Dredger) bantuan dari KKP untuk Petambak Dipasena. Kendaraan tronton yang membawa Dredger ini sedang dalam perjalanan menuju pertambakan Dipasena hari ini (15/11/2021) dan diperkirakan akan tiba di Dipasena malam hari.

“Dua Excavator ini kami turunkan dan melakukan penimbunan jalan selama dua hari, mulai kemarin dan hari ini. Selain untuk memperlancar akses jalan, Dua excavator yang kami turunkan ini untuk mengawal kendaraan yang membawa Dregder tersebut, membantu jika ada kendala seperti kebebes atau kepater” kata Arizal Kepala Divisi Alat Berat P3UW Lampung, Senin (15/11/2021).

“Selain itu, dua Excavator ini juga akan diperbantukan untuk mengevakuasi kendaraan yang membawa Dredger tersebut ketika melintas jembatan pasar Rawajitu. Karena diperkirakan kendaraan tersebut akan kesulitan menyeberangi jembatan dengan ketinggan sekitar 2 meter dari badan jalan ini” lanjut Arizal.

Arizal menambahkan, untuk membantu mengevakuasi kendaraan yang membawa Dredger ini agar bisa menyeberangi jembatan tersebut, sudah dipersiapkan 20 batang pohon kelapa. Batang kelapa tersebut akan dirangkai menggunakan rantai yang dipergunakan untuk merekayasa jembatan tersebut.

Sebelumnya kendaraan Fuso Tronton yang membawa aksesoris dari Alat Dredger tersebut tiba terlebih dahulu di Sekretariat P3UW Lampung Senin pagi. Aksesoris tersebut berupa paralon dengan diameter 11,7 cm panjang 6 meter sebanyak 21 batang, 36 buah pelampung dan 1 batang besi navigator.

(FEBRI / P3UW LAMPUNG)

Berita Lainnya :

Bagikan ke

Tinggalkan komentar