
Keberhasilan budidaya harus didukung oleh sarana yang memadai. Selain itu, keberhasilan budidaya juga dipengaruhi oleh kondisi infrastruktur pendukung yang maksimal.
Infrastruktur pendukung budidaya seperti green belt, pintu air, kanal inlet, kanal outlet harus diperhatikan kondisinya. Untuk itu harus ada langkah perbaikan dari skala kecil yang mesti dilakukan.
Seperti yang dilakukan di Bumi Dipasena Utama, Rawajitu Timur, Tulang Bawang, melakukan perbaikan pada infrastruktur inlet dan outlet. Menggunakan alat berat Excavator milik P3UW Lampung kode arm P3UW 05.
Melakukan pendalaman di main inlet blok 3 dilanjutkan pendalaman kanal outlet di blok 2. Sebelumnya excavator P3UW 05 ini menyelesaikan pengerukan di pintu Dam 3-4 beberapa bulan lalu.
Nilai Kontrak kerja untuk alat berat yang diambil Badan Pengurus Infra (BPI) wilayah ini adalah sebanyak 500 Hour Meter (HM). Saat ini baru dikerjakan sebanyak 430 HM, dan tersisa 70 HM lagi.
Menurut Koordinator Infra (Korin) Bumi Dipasena Utama, Gunaryo, sebenarnya kontrak kerja 500 HM ini belum mencukupi. Baru sebagian kanal inlet dan kanal outlet saja yang di perbaiki dengan kontrak kerja sejumlah tersebut.
“Tapi warga harap bersabar. Mudah-mudahan kedepan, seluruh kanal inlet dan kanal outlet di Bumi Dipasena Utama bisa diperbaiki “ Ungkap Gunaryo.
Disisi lain, Kepala Divisi alat berat P3UW Lampung Arizal mengatakan, HM adalah sebagai alat pengukur atau pembatas penggunaan. Agar alat berat dapat bergantian penggunaannya dengan wilayah lain.
“Agar setiap wilayah mentaati keputusan yang telah disepakati tentang sistem penggunaan alat tersebut” papar Arizal.
“Maksimal adalah 500 HM per program kerja. Karna jumlah alat berat yang kita miliki sangat terbatas dibanding jumlah dan luas wilayah” Imbuhnya.
Berita Lainnya :
- EXCAVATOR P3UW 03 SELESAIKAN PROGRAM KERJA 500 HM DI BUMI DIPASENA MULYA
- BUMI DIPASENA ABADI SELESAIKAN REHABILITASI KANAL OUTLET
- DANA 900 JUTA DIANGGARKAN, UNTUK PENDALAMAN KANAL MAIN INLET BLOK 01 BUMI SENTOSA
- LAMA ‘NGANGGUR’ KINI EXCAVATOR P3UW 02 MULAI BERAKTIVITAS
- Kapal Keruk Bantuan KKP Kerja Perdana di Bumi Dipasena Makmur