
Wagiran, salah seorang petambak anggota P3UW Lampung dari Kampung Bumi Dipasena Sejahtera, kembali membuktikan bahwa kawasan pertambakan Dipasena masih layak dan masih produktif. Dua petak tambak ukuran 50m x 40m per petak miliknya, pada panen siklus ini menghasilkan 2,6 ton.
Menurut Wagiran jumlah penebaran benih udang (benur) pada masing-masing petak tambak adalah 75.000 ekor. Dikarenakan ada pertimbangan lain, dua petak tambak miliknya tersebut tidak dipanen secara bersamaan.
“Petak pertama saya panen tanggal 17/10 yang lalu, saat itu Day Of Culture (DOC) udang adalah 80 hari, tonase udang 1329 kg dengan size 44 ekor / kg. Lalu Petak kedua saya panen tanggal 08/11 kemarin, DOC udang 102 hari, tonase udang 1309 kg dengan size 36 ekor / kg.” papar Wagiran saat diwawancarai oleh tim redaksi p3uw-lampung.com.
Ini merupakan panen siklus kedua menggunakan kincir sumber listrik PLN 3 Phase sebagai penyuplai oksigen pada tambak miliknya. Sebelumnya petambak yang bertempat tinggal di Blok 12 Jalur 48 Nomor 07 ini panen pada dua petak tambaknya tersebut sebanyak 3,8 ton.
“Semenjak menggunakan kincir sumber listrik PLN yang satu petaknya saya gunakan 3 unit kincir, saya coba meningkatkan jumlah penebaran. Saya kelola dengan sungguh-sungguh, didukung dengan sarana dan prasarana yang maksimal, alhamdulilah hasilnya bisa memuaskan. Untung bersih 135 juta saya kantongi disiklus ini.” lanjut Wagiran dengan tersenyum.
Sementara itu ketua P3UW Lampung Suratman mengatakan senang dan bangga dengan meningkatnya hasil panen para petambak Dipasena. “Dengan meningkatnya hasil panen, maka akan meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat Dipasena.” kata beliau.
“Kami P3UW Lampung bersama pemerintah akan membantu untuk melakukan perbaikan infrastruktur pendukung budidaya di wilayah Dipasena. Agar budidaya yang dilakukan masyarakat Dipasena bisa maksimal dan hasil panen akan semakin meningkat” lanjut beliau.
(FEBRI / IT P3UW-LAMPUNG)
Berita Lainnya :
- TIM LAB CPB BERSAMA P3UW LAMPUNG LAKUKAN CEK KUALITAS AIR DAN KESEHATAN UDANG PERTAMBAKAN DIPASENA
- BADAN KARANTINA IKAN LAMPUNG LAKUKAN IDENTIFIKASI VIRUS UDANG DI TAMBAK DIPASENA (KEDUA)
- Monitoring Residu Oleh DKP Diharapkan Bisa Jaga Kualitas Udang Tambak Dipasena
- Dorong Agar Berjaya Kembali, Gubernur Lampung Kunjungi Tambak Dipasena
- JALA TECH LUNCURKAN PROGRAM TAMBAK PINTAR DI P3UW LAMPUNG