PLN TURUNKAN TIM UNTUK CEK JARINGAN BERMASALAH DI DIPASENA

PLN dan P3UW Lampung Cek jaringan listrik PLN yang bermasalah di wilayah Dipasena
Salah satu tiang listrik yang belum di cor

Masuknya jaringan listrik PLN adalah hal yang sangat di tunggu-tunggu oleh masyarakat Dipasena. Sudah sejak lama Masyarakat Dipasena menantikan hadirnya PLN di daerah mereka.

Agar wilayah pertambakan mereka bisa terang benderang. Dan bisa mengoperasikan sarana pendukung budidaya udang yaitu kincir dan pompa air dengan listrik dari PLN.

Di mana sebelumnya warga Dipasena hanya menggunakan mesin diesel dan generator sebagai sumber listrik. Sehingga biaya operasional yang di keluarkan relative lebih besar untuk biaya membeli bahan bakar.

Berkat perjuangan Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang wilayah Lampung (P3UW Lampung) area pertambakan Dipasena kini di aliri listrik PLN.

Namun setelah jaringan listrik PLN di bentang di wilayah Dipasena sejak tahun 2019 yang lalu, harapan masyarakat Dipasena untuk dapat menikmati listrik tidak bisa berjalan mulus.

Pasalnya selain timbul permasalan hingga menjadi polemik yaitu banyaknya warga yang sudah lama mendaftar ke PLN tapi KWH belum juga di pasang. Ternyata pemasangan jaringan listrik PLN di wilayah Dipasena juga banyak terjadi masalah.

Pengerjaan Jaringan Listrik PLN di Wilayah Dipasena Tidak Maksimal

Permasalahan tersebut adalah di beberapa ujung Jalur, tidak di pasang tiang sejumlah 3 titik di setiap jalur. Sehingga kabel jaringan tidak menjangkau ke rumah warga di bagian ujung tersebut. Beberapa tiang di pasang tidak tepat atau jauh dari rumah warga.

Selain itu banyak kabel jaringan yang kurang kencang sehingga menempel di atap rumah warga. Bahkan ada di satu titik kabel jaringan menggantung hampir menyentuh tanah.

Masalah lain terkait jaringan listrik PLN di wilayah Dipasena ini di beberapa tempat banyak tiang belum di cor. Juga banyak tiang yang miring terutama di titik ujung di karenakan pemasangan sekur tidak maksimal.

Pasca pengaduan warga terkait masalah jaringan PLN tersebut yang di sampaikan oleh P3UW Lampung ke pihak PLN. Pihak PLN akhirnya datang meninjau ke lokasi, untuk melakukan pengecekan tanggal (10/06/20) yang lalu.

PLN Melakukan Pertemuan Dengan P3UW Lampung

PLN melakukan pertemuan dengan P3UW Lampung dan camat Rawajitu Timur membahas jaringan listrik PLN yang bermasalah di wilayah Dipasena
Ketua P3UW Lampung Bapak Suratman, Camat Rawajitu Timur Bapak Amad Spd.Mpd dan EVP Operasi Regional Sumatera PT PLN Bapak Supriyadi

Pihak PLN terlebih dahulu melakukan pertemuan dengan P3UW Lampung di kantor kecamatan Rawajitu Timur kabupaten Tulang Bawang tanggal (10/06/20). Pertemuan tersebut juga di hadiri oleh Camat Rawajitu Timur Bapak Amad Spd.Mpd dan juga PJ seluruh kampung Se kecamatan Rawajitu timur.

Pihak PLN mendatangkan 8 personil yang di kepalai oleh Bapak Supriyadi sebagai (Executive Vice President) EVP Operasi Regional Sumatera PT PLN.

Pihak P3UW Lampung yang ikut hadir dalam pertemuan tersebut adalah Bapak Suratman selaku ketua P3UW Lampung. Di dampingi oleh Bidang Keamanan Bapak Taufik dan Bapak Warsun. Dan juga Staf IT saudara Febri.

Pada pertemuan tersebut Ketua P3UW Lampung menyampaikan keluhan warga terkait pemasangan jaringan listrik PLN yang tidak maksimal di wilayah Dipasena. Dan beliau mengajak Bapak supriyadi dan personil nya untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

“Nanti kalau kita survei pasti kita tau yang sebenarnya, oiya..” ujar Pak Suratman.

Bapak Supriyadi mengatakan permasalahan itu bisa terjadi karena adanya kendala teknis. Dan nantinya pihak PLN akan melakukan perbaikan.

“Sementara yang penting nyala dulu, baru nantinya kita lakukan perbaikan” pungkas Pak Supriyadi.

PLN dan P3UW Lampung Cek Ke Lokasi Jaringan yang Bermasalah

Setelah pertemuan selesai, P3UW Lampung dan personil PLN melakukan pengecekan jaringan ke seluruh wilayah kampung Dipasena.

Menuju lokasi jaringan yang bermasalah berdasarkan laporan dari warga. Pengecekan jaringan tersebut juga di bantu oleh jajaran pemerintah kampung setempat.

Personil PLN mencatat semua permasalahan dan kekurangan untuk di jadikan laporan. Dan mereka mengatakan akan memberikan teguran terhadap kontraktor yang menangani pengerjaan jaringan tersebut.

(Febri/IT P3UW Lampung)

Berita Lainnya :

Bagikan ke

Tinggalkan komentar