Gerak Cepat, Pemkamp BD Makmur Atasi Tanggul Saluran Inlet Jebol Akibat Abrasi

Excavator P3UW Lampung saat memperbaiki jebolan inlet di Blok 11, Bumi Dipasena Makmur, Minggu 19/06/2022

Merespon aduan masyarakat adanya tanggul penyekat Inlet yang jebol di jalur 60 Blok 11 Kampung Bumi Dipasena Makmur, Kecamatan Rawajitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Kepala Kampung (Kakam) segera bertindak cepat meninjau dan melakukan langkah-langkah penanganan.

Tanggul yang jebol tersebut adalah tanggul pembatas antara saluran pasok (inlet) dan saluran buang (outlet) dengan lebar jebolan kurang lebih 10 meter. Hal ini berakibat menyatunya saluran pasok dengan saluran buang dan dikhawatirkan terjadi pencemaran yang akan berdampak pada budidaya masyarakat.

“Kami harus bertindak cepat dan taktis dan penutupan harus segera dilakukan. Jika kami lambat, maka akan berdampak besar terhadap kegiatan budidaya masyarakat kami” ujar Abu Yasit, Kepala Kampung Bumi Dipasena Makmur saat ditemui di lokasi Minggu 19/06/2022.

Menurut Edi Prayoga, salah seorang warga Kampung BD Makmur, Tanggul tersebut jebol pada Minggu 19/06/2022 sekitar jam 3 pagi.

“Kemungkinan diakibatkan pasang tinggi beberapa hari ini dan juga akibat seringnya digunakan untuk melintas alat berat yang bekerja di saluran pasok” ujar Edi Prayoga.

Rekayasa penutupan tanggul diupayakan dengan menggunakan alat berat Excavator milik Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah lampung (P3UW Lampung).

Untuk penutupan tanggul yang jebol ini digunakan tiang pancang batang kelapa, agar lebih kuat dan kokoh. Dengan menggunakan dana swadaya masyarakat, diperkirakan biaya yang dibutuhkan sekitar 10 Juta Rupiah dan akan selesai dalam 1 hari.

Sementara itu, Kepala Divisi Alat Berat P3UW Lampung, Arizal mengatakan bahwa, alat berat milik P3UW Lampung memang disiapkan untuk perbaikan infrastruktur budidaya, khususnya untuk situasi-situasi yang urgent.

“Kita berupaya mengoptimalkan kegunaan alat berat untuk sebesar-besarnya kepentingan anggota. Tentu dengan ketentuan dan mekanisme yang sudah disepakati bersama antara P3UW Lampung bersama seluruh Pemerintahan Kampung yang ada di Bumi Dipasena” Terang Arizal.

Masyarakat juga sangat menyambut baik langkah cepat yang diambil oleh pemerintahan kampung dalam merespon aduan masyarakat.

“Alhamdulillah keluhan kami ditanggapi dan ditindak lanjuti. Semoga pengerjaan penutupan tanggul berjalan lancar sesuai harapan” Ujar Sobirin, salah seorang warga.

(Budi Setioko – P3UW Lampung)

Berita Lainnya :

Bagikan ke

Tinggalkan komentar