Turunkan 5 Excavator, P3UW Lampung Kebut Revitalisasi Break Water DAM 7,8,9

Alat Berat P3UW Lampung saat melakukan pengerukan tumpukan sedimentasi di depan pintu DAM 7,8,9

5 Excavator milik Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah Lampung (P3UW Lampung) diturunkan untuk mempercepat pengerjaan revitalisasi saluran pasok Break Water DAM 7,8,9. 5 Excavator tersebut diturunkan untuk menyelesaikan pengerukan tumpukan sedimentasi yang sudah menjadi daratan di depan pintu DAM 8 dan DAM 9, pembuatan tanggul penahan segitiga DAM 8 dan DAM 9 serta sebagai pendamping kerja Dredger nantinya.

Saat ini 3 Excavator kode P3UWL 04, P3UWL 05 dan P3UWL 07 (bantuan KKP 2021) sedang menyelesaikan pengerukan tumpukan sedimentasi di depan pintu DAM 8. Pada tahap pengerjaan sebelumnya, pembuatan 2 kolam tampungan lumpur, hanya menurunkan 1 Excavator.

“Mengingat masih banyak yang harus dikerjakan dan untuk mempercepat pengerjaan, maka kita perlu turunkan Excavator lagi.” Terang Solihin, ketua panitia Revitalisasi, Selasa (19/07/2022).

“2 Excavator berikutnya kode P3UWL 08 dan P3UWL 06 (bantuan KKP 2020) akan diturunkan besok, untuk membantu menyelesaikan pengerukan sedimentasi depan pintu DAM 8 dan pengerjaan selanjutnya.” lanjut Dia.

Dia menambahkan bahwa, pengerukan sedimentasi depan DAM 8 yang dimulai akhir bulan 06 tersebut diestimasikan akan selesai dalam 20 hari kerja. Setelah di keruk Excavator, nantinya akan dilanjutkan pendalaman menggunakan Dredger.

Setelah selesai pengerukan sedimentasi di depan DAM 8, progres pengerjaan selanjutnya adalah pengerukan sedimetasi depan DAM 9. Dilanjutkan dengan pembuatan tanggul penahan segitiga DAM 8 dan DAM 9.

Sementara itu, Ketua P3UW Lampung Suratman, mengatakan bahwa pengerjaan revitalisasi saluran pasok DAM 7,8,9 yang merupakan program skala prioritas tersebut perlu penanganan yang serius.

“Air dari saluran pasok DAM 7,8,9 ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan budidaya dari Blok 05 sampai Blok 15. Mengingat merupakan kebutuhan vital, maka kami ingin pengerjaan revitalisasi ini bisa segera selesai.” Kata dia.

Perlu diketahui bahwa, waktu pengerjaan yang direncanakan untuk revitalisasi yang sudah dimulai dari tanggal 02/06/2022 adalah 120 hari dan pengerjaan saat ini sudah mencapai 60 %. Dengan sumber pendanaan dari swadaya masyarakat yang dikumpulkan melalui program investasi 1000, dana yang dianggarkan adalah 1,4 milyar Rupiah.

(Febri – P3UW Lampung)

Berita Lainnya :

Bagikan ke

Tinggalkan komentar