Telan Biaya 333 Juta Rupiah, Normalisasi DAM 4 Tambak Dipasena, Sepenuhnya Selesai

Pelaksanaan Syukuran selesai nya Normalisasi DAM 4, di Area DAM 4 Bumi Dipasena Agung, Rabu 21 Februari 2024

Pengerjaan Normalisasi pintu air (DAM) 4 Kampung Bumi Dipasena Agung, Kecamatan Rawajitu Timur Kabupaten Tulang Bawang, sudah selesai sepenuhnya. Menghabiskan biaya 333 Juta Rupiah, dengan sumber pembiayaan dari swadaya petambak melalui program Investasi 1000, pengerjaan normalisasi DAM 4 tersebut selesai dalam 60 hari kerja.

Menurut Koordinator Bidang Infrastruktur Budidaya Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah Lampung (P3UW Lampung), Sutikno Widodo, pengerjaan dimulai pada 15 Desember 2023 yang lalu, dan selesai sepenuhnya pada 18 Februari 2024. Pengerjaan yang dilakukan adalah pengerukan muara dalam dan juga muara luar Pintu DAM.

Dibantu 3 Alat Berat yaitu,

1 Kapal Sedot Lumpur (Dredger) IMS Tipe 7012 bantuan KKP 2021,

1 Excavator P3UWL 06, Sumitomo Long Arm bantuan KKP 2020 dan

1 Excavator P3UWL 10 Komatsu Long Arm bantuan KKP 2023,

tahapan awal pengerjaannya adalah pembuatan kolam penampungan lumpur, untuk membuang hasil sedotan lumpur Dredger

“Selanjutnya Sisi muara luar DAM dilakukan pemancangan tanggul kiri kanan sebagai penahanan Abrasi, dengan panjang masing masing 180 m” Terang dia, pada saat acara syukuran atas selesainya pengerjaan normalisasi DAM 4 tersebut, di Area DAM 4, Rabu 21/02/2024.

“Setelah selesai di normalisasi, area sekitar muara DAM 4 dilakukan penanaman bibit Bakau sebanyak 500 bibit” imbuh dia.

Penyerahan laporan pengerjaan normalisasi DAM 4 oleh Bidang Infrastruktur Budidaya , Sutikno Widodo kepada ketua P3UW Lampung, Suratman

Sementara itu Ketua P3UW Lampung, Suratman, pada saat memberikan sambutan dalam acara Syukuran tersebut, berharap setelah di Normalisasi, DAM 4 ini akan memberikan manfaat yang Signifikan terhadap keberhasilan budidaya para Petambak.

“Namun perlu di antisipasi setelah DAM airnya sudah lancar, harap waspada terhadap pemasang jaring dan bubu naga, yang bisa berdampak buruk terhadap kelangsungan Budidaya Petambak” kata dia.

“Karena biaya perawatan normalisasi saluran-saluran termasuk normalisasi muara DAM sangat besar, maka kebersihan inlet dari aktifitas tersebut, harus kita jaga bersama-sama” lanjut dia.

Acara syukuran atas selesainya pengerjaan normalisasi DAM 4 tersebut juga dihadiri oleh jajaran Badan Pengurus Pusat (BPP) P3UW Lampung, Koordinator Infra (Korin) P3UW Lampung se Bumi Dipasena beserta jajaran Badan Pengurus Infra (BPI), Kepala Kampung Bumi Dipasena Agung, tokoh agama dan juga tokoh masyarakat.

DAM Blok 4 tersebut digunakan untuk mengairi 499 hektar tambak di Blok 3 kampung Bumi Dipasena Utama dan Blok 4 Bumi Dipasena Agung.

(Febri – P3UW Lampung)

Berita Lainnya :

Bagikan ke

Tinggalkan komentar