
Kabupaten Tulang Bawang memilik banyak potensi diantaranya sektor pertanian, sektor perkebunan dan sektor perikanan. Pada sektor perikanan merupakan sentra budidaya udang terbesar di Indonesia dan nomor 3 dunia, untuk itu perlu ada pembenahan atau revitalisasi pertambakan udang di wilayah tersebut.
Demikian yang disampaikan oleh Sudin, SE, Ketua Komisi IV DPR RI pada saat acara Reses masa persidangan V tahun 2021-2022 yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna Komplek Rumah Dinas Bupati Tulang Bawang, Lampung, Selasa (12/07/2022).
Sebagai bentuk perhatian, pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah memberikan bantuan untuk masyarakat pertambakan Dipasena, salah satunya adalah bantuan Kapal sedot lumpur (Dredger).
“Dredger dikirim ke Dipasena karena petambak sanggup membiayai dan kalau tidak efektif, tidak mampu mengurus, ada kemungkinan akan ditarik kembali” ujar dia.
“Bantuan-bantuan yang diberikan pemerintah ini sebagai upaya agar bagaimana meningkatkan produktivitas di sektor perikanan salah satunya di wilayah Dipasena” imbuhnya.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Jendral (Dirjen) Perikanan Budidaya, KKP, Dr. TB. Haeru Rahayu, A.Pi., M.Sc yang hadir dalam acara mengatakan bahwa pembenahan di sektor perikanan termasuk salah satu yang diprioritaskan.
“Tambak Dipasena memiliki potensi yang baik kalau ditata dengan profesional dan baik, untuk itu kami selaku pemangku kebijakan siap untuk memfasilitasi” kata dia.
“Terkait bantuan Dredger, pada saat survei kelayakan penerima bantuan, petambak dipasena menyatakan siap dan mampu untuk mengoperasikan Dredger tersebut” lanjut dia
Dia menambahkan, untuk pembenahan Dipasena petambak harus single manajemen. Dalam hal ini, pihaknya juga siap untuk duduk bersama Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah Lampung (P3UW Lampung) sebagai perwakilan petambak.

Pada kesempatan tanya jawab, perwakilan petambak Dipasena, Sutanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Pusat telah membantu 2 unit Excavator long arm dan 1 unit Dredger.
“Semua bantuan saat ini beroperasi di saluran pasok budidaya, untuk meningkatkan kwalitas air budidaya, sehingga peningkatan hasil budidaya menjadi target kami” Terang dia.
Sementara itu Ketua P3UW Lampung, Suratman, yang ikut menghadiri acara, sangat menyambut baik kunjungan komisi IV DPR RI Dirjen Perikanan Budidaya KKP ke tulang bawang.
“Kami berharap penuh kepada pemerintah terkait revitalisasi sarana pendukung budidaya. Agar para pembudidaya bisa maksimal dalam usaha untuk meningkatkan produksi udang” ujar dia.
Acara tersebut, juga dihadiri oleh Anggota Komisi IV DPR RI, Ir. Hanan A. Rozak, MS, Bupati Tulang Bawang, Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup, Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Selanjunya Pemerintahan Kecamatan Rawajitu Timur bersama Pemerintahan Kampung Se Kecamatan Rawajitu Timur, para petambak ikan dan para petani yang ada di Kabupaten Tulang Bawang.
(Febri – P3UW Lampung)
Berita Lainnya :
- Lagi, Petambak Dipasena Terima Bantuan Excavator Dari KKP
- Dinas Perikanan Tuba Lakukan Monitoring Kegiatan Kapal Keruk Ke Dipasena
- KKP Survei Kelayakan Pertambakan Dipasena Sebagai Calon Penerima Bantuan Alat Sedot Lumpur (Dredger)
- Dredger Petambak Dipasena, Diturunkan Bekerja Di Break Water DAM 7,8,9
- KKP Pastikan Kesiapan KPBD, Calon Penerima Bantuan Kapal Keruk (Dredger)