P3UW Lampung Meminta Gubernur Lampung Membantu Selesaikan Persoalan Tambak Dipasena

Audiensi antara Gubernur Lampung dengan P3UW Lampung, Jum’at (09/09/2022)

Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah Lampung (P3UW Lampung) meminta kepada Gubernur Lampung, Ir. Arinal Djunaidi, untuk membantu menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi di Pertambakan Dipasena, Kecamatan Rawajitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua P3UW Lampung, Suratman, pada saat Audiensi dengan Gubernur, di Mahan Agung, Bandar Lampung, Jum’at (09/09/2022). Audiensi tersebut diadakan sebagai mana surat pengajuan Audiensi yang telah dilayangkan oleh P3UW Lampung melalui Protokol Provinsi Lampung.

Beberapa persoalan yang disampaikan diantaranya adalah persoalan Hak Guna Usaha (HGU) saluran perairan (Kanal) di kawasan pertambakan Dipasena dan kondisi budidaya 1 Tahun terakhir yang mengalami gagal panen.

“Persoalan HGU kanal yang meliputi saluran pasok dan saluran buang yang akan di alihkan oleh PT Central Proteina Prima (CPP) kepada pemerintah, sampai saat ini belum terselesaikan. Sehingga petambak masih harus melakukan perbaikan infrstruknya secara mandiri.” Terang dia.

“Kerja-kerja swadaya harus dilakukan untuk mengatasi persoalan sedimentasi lumpur di saluran pasok dan saluran buang yang semakin tinggi. Dengan mengumpulkan 1000 rupiah / kg udang pada saat panen, untuk operasional excavator dan pengadaan ponton apung sebagai pendukung kerja Excavator.” Lanjut dia.

Dia menambahakan bahwa, petambak Dipasena telah memaksimalkan kerja alat-alat berat bantuan dari pemerintah dengan dana swadaya tersebut.

P3UW Lampung juga menyampaikan rencana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 24 yang akan mengadakan beberapa rangkaian pertandingan olahraga dan perlombaan untuk memeriahkannya. Selanjutnya pada hari puncaknya akan membagikan doorprize untuk masyarakat yang hadir, sehingga diharapkan kepada Steakholder untuk dapat berpartisipasi.

Sementara itu, Gubernur memberikan tanggapan bahwa Pemerintah Propinsi akan bekerjasama dengan kementerian terkait untuk mengurai, memetakan dan menyelesaikan persoalan yang ada di Dipasena.

“Berkenaan dengan hal itu, kami akan membentuk tim kerja yang melibatkan unsur terkait dan saya berharap agar P3UW Lampung selalu berkoordinasi dengan Dinas terkait baik di Kabupaten maupun Provinsi.” Kata dia.

“Selanjutnya, demi keberlangsungan budidaya di Dipasena, saya berharap kepada masyarakat disana agar tetap menjaga keseimbangan alam, karena Dipasena merupakan salah satu kebanggaan lampung.” Lanjut dia.

Gubernur juga menyampaikan agar bantuan-bantuan dari Pemerintah Pusat tersebut dapat diberdayagunakan untuk kepentingan masyarakat di Dipasena. Terkait kondisi jalan dari Dipasena ke pasar Rawajitu akan segera memanggil (Kepala Dinas) Kadis Bina Marga Provinsi Lampung untuk dapat membantu mencarikan solusi.

Pada kesempatan itu, Ketua P3UW Lampung didampingi oleh Wakil Ketua, Karnadi Adrianto serta 2 Staf Khusus, Budi Setioko dan Anul Mukhlis. Audiensi juga dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi IV (Ir. Hanan A. Rozak, MS), Kabid. Budidaya dan Persaingan Usaha, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Propinsi ampung (Ir. Marliana) didampingi oleh Sub Koordinator Produksi & Pengembangan Usaha (Didu Priyono, S.Pi).

(Febri – P3UW Lampung)

Berita Lainnya :

Bagikan ke

Tinggalkan komentar