Kodim 0426/TB Dibantu P3UW Lampung, Laksanakan Tanam Mangrove Serentak Nasional, Dibuka Oleh Presiden RI

Forkopimda Tuba, Kodim 0426/TB, Uspika Rawajitu Timur dan P3UW Lampung saat tanam mangrove serentak Nasional, di Pertambakan Dipasena, Senin, 15/05/2023

Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah Lampung (P3UW Lampung) mendampingi Kodim 0426 Tulang Bawang dalam kegiatan penanaman Mangroove di Pantai pertambakan Dipasena Kecamatan Rawajitu Timur Kabupaten Tulang Bawang, di DAM 7,8,9 Kampung, Bumi Dipasena Mulya Senin sore (15/05/2023). Kegiatan tersebut dalam rangka partisipasi pada acara puncak penananam Mangrove Nasional secara serentak jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) di seluruh Indonesia.

Acara puncak penanaman Mangrove Nasional dibuka oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo melalui Video Conference (Vicon), dengan ikut menaman langsung Mangrove di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Vicon diikuti oleh seluruh jajaran TNI seluruh Indonesia saat melaksanakan penanaman Mangrove di wilayah masing-masing.

“Kegiatan ini Program dari Markas Besar (Mabes) TNI, terimakasih kepada Forkopimda Tuba dan juga P3UW Lampung juga semua peserta yang ikut terlibat dalam kegiatan ini” Kata Mayor Arm I Ketut Subangga, Komandan Rayon Militer (Danramil) 0426/03 Rawajitu Mewakili Komandan Kodim (Dandim) 0426 Tulang Bawang (Tuba), Letkol Inf Triano Iqbal, S.I.P., M.Si., yang tidak bisa hadir dalam kegiatan.

“Bibit Mangrove yang kita tanam sejumlah 1000 batang ini berasal dari Kelompok Masyarakat Pelangi Sentosa, sebelumnya kami bersama P3UW Lampung dan Masyarakat sudah menanam sekitar 10.000 Pohon di wilayah pantai Dipasena ini” Lanjut dia.

Dia menambahkan bahwa, kegiatan penanaman Mangrove di pantai Dipasena dengan panjang 25 km dan lebar 300 m tersebut akan berkelanjutan. Khususnya akan difokuskan di Area Green Belt yang rusak oleh perambah liar.

Sementara itu Ketua P3UW Lampung, Suratman, dihadapan Forkopimda Tuba yang hadir, menyampaikan bahwa salah satu persoalan yang dihadapi oleh petambak dipasena adalah rusaknya Green Belt yang disebabkan oleh ulah manusia dan oleh alam.

“Ada hutan Mangroove yang rusak dirambah dijadikan tambak liar. Limbah dari tambak liar yang berjarak kurang dari 1 km tersebut, terbuang dan masuk ke saluran air baku untuk budidaya kami” Terang Dia.

“Tuntutan kami, agar Green Belt tersebut dikembalikan fungsinya seperti semula. Mohon dukungan dari DPRD Tuba dan juga pihak Kepolisian” Lanjut dia.

Setelah selesai melaksanakan tanam Mangrove bersama, selanjutnya seluruh peserta yang terlibat pada kegiatan tersebut, mengikuti Vicon bersama Presiden.

Forkopimda yang terlibat pada kegiatan tersebut diantarannya adalah Ketua DPRD Tuba yang diwakili oleh Haryati, SE (Wakil ketua Komisi III dari Fraksi PAN), Pj. Bupati Tuba yang diwakili oleh Kadis DLHD Tuba (Yen Dahren) dan Kepala BNPB Tuba (Kenedi), Kapolres Tuba (AKBP Jibrael Bata Awi) serta Dandim 0426 Tuba (Letkol Inf Triano Iqbal, S.I.P., M.Si.) yang diwakili oleh Danramil 0426/03 Rawajitu Kodim 0426 (Mayor Arm I Ketut Subangga).

Hadir juga Camat Rawajitu Timur (H. Amad M.pd), Ketua P3UW Lampung (Suratman), Kepala Kampung BD Mulya (Sutanto), Pokmas Mangrove Pelangi Sentosa, PSHT, Pramuka, Tokoh Masyarakat dan warga, total jumlah peserta yang hadir adalah sekitar 200 orang.

(Febri- P3UW Lampung)

Berita Lainnya :

Bagikan ke

Tinggalkan komentar