Pendampingan Desain Breakwater atau Jetty, Fakultas Teknik Unila Survei Ke Lokasi Tambak Dipasena

Tim FT UNILA bersama P3UW Lampung, saat survei lokasi Break Water DAM 7,8,9 Bumi Dipasena Mulya, Sabtu, 13/08/2022

Tindak lanjut rencana kerjasama dengan Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah Lampung (P3UW Lampung), hal pendampingan Teknis dan Non Teknis program Revitalisasi Saluran Pasok, Fakultas Teknik (FT) Universitas Lampung (UNILA) survei lokasi pertambakan Dipasena, Kecamatan Rawajitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.

Didampingi oleh P3UW Lampung, FT UNILA yang dipimpin oleh Wakil Dekan 1 Dr. Muhammad Irsyad, S.T., M.T. bersama beberapa dosen dan mahasiswa, turun ke Break Water DAM 7,8,9 Sabtu siang, 13/08/2022, guna mendapatkan data dan melihat kondisi real dilapangan.

“Ini merupakan performa awal terkait kerjasama, hasil temuan di lapangan dan diskusi ini akan jadi kajian untuk membuat formula yang tepat terkait desain pembuatan Jetty atau Pemecah Ombak (Break Water)” Terang Muhammad Irsyad, saat berdiskusi dengan P3UW Lampung, di Sekretariat P3UW Lampung, setelah turun ke lokasi.

Selanjutnya, dirinya juga meminta kepada seluruh Dosen dan juga Mahasiswa FT UNILA untuk ikut berkonstribusi pemanfaatan ilmu dalam rangka mencari solusi permasalahan sedimentasi di pertambakan Dipasena.

Sementara itu, Dosen FT UNILA Bidang Keahlian Hidroteknik Dr. Endro Prasetyo W, S.T., M.Sc. yang juga ikut hadir, mengatakan bahwa, pihaknya akan mencoba membuat kajian dengan berbagai teknologi.

“Agar kajian lebih konkrit, kami butuh dokumen tentang laju arus, pasang surut, gelombang dan Batimetri (kedalaman dan kondisi topografi dasar laut)” Kata dia.

Pada kesempatan yang sama, Dosen FT UNILA Bidang Keahlian Hidroteknik lain yang juga ikut hadi, Dr. Dyah Indriana K, S.T.,M.Sc, menyampaikan bahwa, perlu dilakukan pengukuran laju sedimentasi agar pemodelan bisa lebih akurat. Untuk pengukuran, menurutnya akan menurunkan tim dilain waktu.

Pada kesempatan itu, Ketua P3UW Lampung, Suratman, menyampaikan rasa terimakasih kepada pihak FT UNILA atas kontribusi yang sudah dilakukan.

“Kami butuh saran dan masukan serta dukungan dari berbagai pihak. Kami tunggu kabar baik hasil kajian dari kawan-kawan FT UNILA.” Ujar dia.

Untuk diketahui, P3UW Lampung melalui Bidang Infrastruktur Budidaya, sebelumnya mengadakan pertemuan dengan pihak FT UNILA di Kampus UNILA pada 09/08/2022 membahas hal tersebut.

Tim P3UW Lampung menyampaikan secara singkat kebutuhan yang saat ini diperlukan guna perbaikan maupun pembuatan Jety atau Break Water pada pintu DAM yang ada di Pertambakan Dipasena. Selanjutnya juga memberikan gambaran-gambaran alternatif yang sedang didalami oleh Bidang Infrastruktur Budidaya dalam hal penanganan Abrasi dan sedimentasi.

P3UW Lampung saat bertemu dengan FT Unila di Kampus Unila, Selasa, 09/08/2022, membahas rencana pendampingan FT UNILA terkait Desain Jetty atau Break Water pertambakan Dipasena

(febri – P3UW Lampung)

Berita Lainnya :

Bagikan ke

Tinggalkan komentar