Dredger Petambak Dipasena, Diturunkan Bekerja Di Break Water DAM 7,8,9

Dredger saat akan diturunkan ke Break Water DAM 7,8,9 Senin (13/06/2022)

Kapal sedot lumpur (Dredger) milik petambak Dipasena bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali bekerja. Terakhir bekerja di saluran pasok main inlet Blok 11, Dredger ini diturunkan ke Break Water DAM 7,8, dan 9 Bumi Dipasena Mulya, Kecamatan Rawajitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, untuk bekerja disana.

Didampingi Excavator yang membawa aksesoris pendukung kerja, Dredger tersebut diroling dari Sekretariat Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah Lampung (P3UW Lampung), menuju DAM 7,8,9 pada Senin (13/06/2022).

“Dredger dikirim kesana untuk melakukan Revitalisasi saluran pasok Break Water DAM 7,8,9” Kata Arizal Koordinator Bidang Infrastruktur Budidaya BPP P3UW Lampung.

“Diestimasikan Dredger tersebut akan bekerja kurang lebih 1500 HM” Lanjut Arizal.

Sementara itu, ketua P3UW Lampung, Suratman, mengatakan bahwa, diturunkannya Dredger ke DAM 7, 8, 9 ini untuk mengatasi pendangkalan akibat sedimentasi didepan pintu DAM tersebut.

“Kondisi saat ini, air dari laut untuk budidaya hampir tidak bisa masuk. kwalitas air yang masuk pun sangat buruk” Kata Suratman.

“Dengan menurunkan Dredger, untuk mengatasi sedimentasi di DAM tersebut, berharap akan memperlancar aliran air baku yang masuk dengan debit dan juga kwalitas air yang memadai” Lanjut Suratman.

Perlu diketahui, Revitalisasi saluran pasok Break Water DAM 7,8,9 ini merupakan Program kerja skala prioritas yang sedang di jalankan P3UW Lampung saat ini. Mengingat kondisi saluran pasok di muara DAM tersebut sudah sangat memprihatikan, dangkal karena sedimentasi dan harus segera diperbaiki.

Untuk melaksanakan program kerja tersebut, P3UW Lampung membentuk panitia kerja yang melibatkan Pengurus Pusat dan Pengurus wilayah. Dana yang dianggarkan untuk pengerjaan revitalisasi DAM 7,8,9 ini adalah 1,4 Milyar.

(FEBRI-P3UW Lampung)

Berita Lainnya :

Bagikan ke

Tinggalkan komentar