Kronologis Lelang Tender
Ketika PT. recapital di default oleh PT. PPA dikarenakan tidak mampu pengadaan dana sesuai Deatline yang telah di tentukan oleh PT. PPA
Kemudian pada bulan april 2007 PT. PPA mengumumkan bahwa PT. Dipasena Citra darmaja akan di lelang, sehingga ada 2 investor yang masuk nominasi mengikuti tender yaitu :
- PT. Kemilau Internasional ( KI )
- PT. Konsorsium Neptune
Dalam proses tender oleh PT. PPA maka dinyatakan bahwa PT. Konsorsium Neptune yang di nyatakan sebagai pemenang tender, adapun Konsorsium Neptune terdiri dari atas :
- PT. CPP ( Centralproteina Prima )
- Direktur I Erwin Sutanto
- Direktur II Mahar a. Sembiring
- PT. Blue lion ( BLG )
- Direktur Tan Jak Widyasari
- PT. PI ( Pertiwi Indonesia )
- Direktur Gunawan taslim
Syarat untuk pemenang tender adalah harus memiliki mekanisme one step biding ( satu Tahapan ) yaitu :
- Proposal Tekhnis
- Investor terpilih harus memiliki pengalaman di bidang aquaculture dan jaringan luas ( Net working )
- Komitmen investor terpilih tentang asset plasma senilai 220 M
- Komitmen investor terpilih tentang pembiayaan revitalisasi sebesar 880 M
- Proposal Keuangan
- Selambat-lambatnya investor terpilih 1 hari sebelum pengumuman maka harus menyediakan dana 1,7 Triliun yang di buktikan dengan :
- Harus dibuktikan dengan asli atau potocopy sesuai dengan printout rekening bank yang di tandatangan pejabat bank
- Ada dalam rekening bank dalambentuk SBLC ( Uncontional Standby Loan ).
Adapun akuisasi dana talangan 1,7 Triliun dialokasikan sebagai :
- Biaya HBP
- Biaya Listrik
- Hak-hak normatif karyawan
- Budidaya antara lanjutan ( BDAL )
- Biaya Revitalisasi
Masalah-masalah budidaya
- Harga Udang
Didalam PKS penentuan harga udang termuat dalam lampiran MTBU ( Mekanisme Transaksi Budidaya udang ) yaitu penentuan harga duang merujuk harga nasional yang di bandingkan dengan 3 wilayah :
- Jawa : Surabaya ( MPI, BMI )
- Jakarta : Coonfood, Wirantono
- Lampung : PT Indocom
Kemudian DKP Tulang bawang bertindak untuk menerbitkan harga udang berdasarkan informasi yang diapat dari plasma dan perusahaan inti.
- Kualitas udang
- Untuk masalah kwalitas udang maka plasma harus menyesuaikan Grade kwalitas udang First Quality ( FQ ) :
- Udang dalam keadan segar baik daging maupun kulitnya
- Tiodak terdapatada black spot karena melanosis
- Satu kulit pecap tetapi masih menempel daging panjang ≤ 5 mm
- Bruese / goresan se ukuan ranbut max 3 masing-masing panjang 5 mm pada segmen mana saja
- Tidak ada kulit lembek
- Ruas tidak ada yag patah
- Lumut, karat ringan sekali
- Ekor gripis ringan sekali
- Daging lembek sekali
- ≤ 2 titik necrosis,lebar max 1mm
- Tidak ada ws(white spot)
- Abnormal ringan
STANDAR GRADE PEMBELIAN UDAG SECOND QUALITY(SQ)
- Semua kulit tipis sekali, tidak keriput,semua sirip ekor kokoh
- Satu kulit robek yang panjang ≤ 10 mm,kulit tidak tipis dan tyidak pengaruh ke daging
- Keempat sirip ekor necrosis/geripis, panjag sirip ekor sampai dengann jarum ekor
- Satu sirip ekor hilang
- 1/3 jarum ekor patah
- Tidak decomposisi dan dis colorasi
- Daging kropos ( soff mear) sedang
- Kaki jalan /kaki renang hilang tetapi tidak ada descolorasi/dicomposisi
- Tubuh udang abnormal parah
STANDAR GRADE PEMBELIAN UDANG BELOW STANDAR (BS)
- Keseluruhan kulit udang lembek (molting) ada kulit lama yang menempel keriput sangat tipis
- Adanya balck spot dibagian man saja
- Daging udang terbelah /robek
- Terdapat tritip yang menempel
- Limut karat parah
- Brow meat (daging coklat)
- Discolorasi( perubahan warna)ringan,warna udang berubah merah dan kurang dari 25 % dari seluruh permukaan tubuh udang
- Ekor gripis ,sirip ekor lebih panjang dari jarum ekor
- Warna udang pucat( udang seluruh tubuh berwarna pucat
- Luka parah (severe bruise) ≤ 3 luka yang berukuran besar lebar, goresanya mudah terlihat lebih dari separuh ruas tepat luka itu berada dan tembus ke daging atau luka menghitam yang terdapat di dalam daging.