Nuansa Berbeda, Peringatan 1 Maret ke 26 P3UW Lampung, Diadakan Buka Puasa Bersama

Ketua P3UW Lampung Bapak Mangisar Manurung, bersama Camat Rawajitu Timur, Bpk. Dediyanto, S.E., M.M., dan Kepala Kampung dalam acara Doa dan Buka Puasa Bersama dalam rangka memperingati Peristiwa 1 Maret ke-26 tahun 2026, Senin (02/03/2026) di Mushola Sekretariat P3UW Lampung Kecamatan Rawajitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang. (Foto dok. P3UW Lampung)

Bumi Dipasena, 2 Maret 2026 — Berlangsung secara khidmat, sederhana, dan penuh kekeluargaan, P3UW Lampung melaksanakan kegiatan Doa dan Buka Puasa Bersama dalam rangka memperingati Peristiwa 1 Maret 2000 yang ke-26 tahun, pada Senin (02/03/2026) pukul 17.00 WIB hingga selesai, bertempat di Mushola Sekretariat P3UW Lampung, Bumi Dipasena, Kecamatan Rawajitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang.

Berbeda dengan peringatan tahun-tahun sebelumnya, kegiatan tahun ini diisi dengan doa bersama dan buka puasa bersama karena bertepatan dengan bulan suci Ramadhan 1447 H.

“Peringatan 1 Maret tahun ini kita laksanakan secara sangat sederhana. Tidak ada kegiatan tabur bunga seperti tahun-tahun sebelumnya, sesuai permintaan keluarga almarhum. Selanjutnya, peringatan ini kita rangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama karena bertepatan dengan bulan Ramadhan,” ujar Ketua P3UW Lampung, Bapak Mangisar Manurung pada saat menyampaikan kata sambutan.

Ketua P3UW Lampung menjelaskan bahwa sebagai bagian dari rangkaian peringatan, pada tanggal 1 Maret 2026, jajaran BPP P3UW Lampung bersama para Koordinator Wilayah se-Bumi Dipasena telah melaksanakan ziarah ke makam almarhum Ruswandi di Kotabumi, Lampung Utara. 

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, P3UW Lampung juga memberikan dana santunan kepada keluarga almarhum sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian.” Lanjut dia.

Suasana acara Doa dan Buka Puasa Bersama dalam rangka memperingati Peristiwa 1 Maret ke-26 tahun 2026, Senin (02/03/2026) di Mushola Sekretariat P3UW Lampung Kecamatan Rawajitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang. (Foto dok. P3UW Lampung)

Sementara itu, dalam tausiah singkat yang disampaikan oleh Ustadz Qolbi dari Bumi Dipasena Agung, ditegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap para pejuang Dipasena. Perjuangan adalah nilai yang tidak pernah berhenti, dan para pemimpin diharapkan terus berjuang secara sungguh-sungguh demi kepentingan masyarakat.

“Selanjutnya, marilah kita menengadahkan kedua tangan untuk berdoa bersama, memohon kepada Allah SWT agar almarhum Ruswandi yang gugur dalam Peristiwa 1 Maret 2000 diampuni segala dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, dilapangkan kuburnya, dan ditempatkan di sisi-Nya yang terbaik,” ujar Ustadz Qolbi saat memimpin doa bersama. 

Peringatan 1 Maret setiap tahunnya menjadi momentum refleksi bagi seluruh anggota P3UW Lampung untuk menjaga nilai kebersamaan, solidaritas, dan komitmen dalam membangun organisasi yang kuat dan bermartabat. Melalui kegiatan doa bersama ini, diharapkan semangat persatuan dan kebersamaan semakin kokoh, serta perjuangan para pendahulu tetap menjadi inspirasi dalam membangun Bumi Dipasena yang lebih baik.
Kegiatan yang mengusung tema “Menguatkan Kenangan, Merajut Persaudaraan” ini dihadiri oleh Camat Rawajitu Timur beserta para Kepala Kampung se-Kecamatan Rawajitu Timur, Koordinator Wilayah P3UW Lampung se-Bumi Dipasena, serta seluruh jajaran pengurus BPP P3UW Lampung.

Reporter dan Editor : Febri – P3UW Lampung

Berita Lainnya :

Bagikan ke

Tinggalkan komentar