Akhirnya Petambak Dipasena Terima Bantuan Excavator Dari KKP

Petambak Dipasena kecamatan Rawajitu Timur menerima bantuan 1  excavator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang di serahkan kepada P3UW Lampung.

Bumi Dipasena 26 juli 2020. Masalah pandemi covid 19 tetap menjadi perhatian utama oleh pemerintah Indonesia. Namun tidak juga membuat pemerintah lupa untuk membangkitkan ekonomi masyarakat. 

Ini terbukti bahwa pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan bantuan 1 unit Excavator  kepada P3UW LAMPUNG. Yang digunakan untuk memperbaiki infra struktur pertambakan di Bumi Dipasena kecamatan Rawajitu Timur,Tulang Bawang, Lampung.

1 unit Excavator long arm merk SUMITOMO tiba dikantor P3UW LAMPUNG Minggu sore 26 Juli 2020. Dan sore itu juga langsung dilakukan serah terima.

Acara serah terima dihadiri oleh Camat Rawajitu Timur, PJ kepala kampung se Rawajitu Timur, Ketua BPK se Rawajitu Timur, dan Penyuluh Perikanan Rawajitu Timur. Hadir juga dalam acara ini Dewan pengawas P3UW LAMPUNG, jajaran pengurus BPP P3UW LAMPUNG, dan kordinator infra P3UW LAMPUNG.

1 unit Excavator diserah terimakan kepada Bapak Suratman ketua P3UW LAMPUNG oleh Bapak Amad Spd,Mpd selaku Camat Rawajitu Timur yang bertindak mewakili pemerintah.

“Rapatkan barisan kuatkan gotong royong, demi kemajuan kita bersama”. Demikian yang dikatakan oleh Bapak Camat dalam sambutan singkatnya.

Sedangkan Bapak Suratman dalam sambutan singkatnya mengatakan “Dimasa pandemi covid 19 ini pemerintah memberi bantuan 1 unit Excavator. Semoga setelah pandemi berakhir pemerintah akan memberikan bantuan excavator lebih banyak lagi”.

Sementara itu Direktur Jendaral Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto melalui WhatsApp mengatakan bahwa bantuan excavator untuk petambak Dipasena merupakan bentuk perhatian dan komitmen KKP. Dalam upaya untuk menghidupkan kembali usaha tambak udang di Bumi Dipasena.

Sebagai upaya peningkatan ekspor udang nasional sebesar 250% hingga tahun 2024. Salah satu yang harus dilakukan pemerintah adalah menghidupkan kembali usaha tambak udang di Dipasena. Tambak yang dulu pernah menduduki peringkat tambak udang terbesar di Asia.

(P3UW Lampung/Serman)

Berita Lainnya :

Bagikan ke

Tinggalkan komentar